<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>Catatan Kang Rohman</title>
	<atom:link href="http://kangrohman.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kangrohman.com</link>
	<description>hanya sebuah coretan yang tak berarti</description>
	<pubDate>Sat, 16 Aug 2008 17:37:00 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5.1</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Menyambut HUT RI Ke 63</title>
		<link>http://kangrohman.com/2008/08/menyambut-hut-ri-ke-63/</link>
		<comments>http://kangrohman.com/2008/08/menyambut-hut-ri-ke-63/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Aug 2008 17:37:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kangrohman.com/2008/08/menyambut-hut-ri-ke-63/</guid>
		<description><![CDATA[ 
Hari ini adalah tanggal 17 Agustus 2008, hari yang bersejarah bagi bangsa indonesia, dan saya adalah bagian dari bangsa itu. Sejarah apa yang sudah terjadi di tanggal ini, pasti anda tahu semua. 17 Agustus 2008 merupakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan republik Indonesia yang ke 63. Tidak terasa sudah 63 tahun lamanya kita merdeka, sebuah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://lh4.ggpht.com/24rohman/SKcRe74RzEI/AAAAAAAAAGQ/W5z6dnVShCI/s1600-h/63th_thumbs%5B19%5D.jpg"><img title="63th_thumbs" style="border-top-width: 0px; border-left-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin: 0px 15px 0px 0px; border-right-width: 0px" height="151" alt="63th_thumbs" src="http://lh4.ggpht.com/24rohman/SKcRfrv6ukI/AAAAAAAAAGU/vsCn2VURbSo/63th_thumbs_thumb%5B17%5D.jpg?imgmax=800" width="145" align="left" border="0" /></a> </p>
<p>Hari ini adalah tanggal 17 Agustus 2008, hari yang bersejarah bagi bangsa indonesia, dan saya adalah bagian dari bangsa itu. Sejarah apa yang sudah terjadi di tanggal ini, pasti anda tahu semua. 17 Agustus 2008 merupakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan republik Indonesia yang ke 63. Tidak terasa sudah 63 tahun lamanya kita merdeka, sebuah angka yang cukup lumayan matang apabila di tinjau dari umur manusia zaman sekarang.</p>
<div id='extendedEntryBreak' name='extendedEntryBreak'></div>
<p>Namun apakah kita benar-benar sudah merdeka? jawabannya pasti akan berbeda. Bagi sebagian orang mungkin sudah benar-benar merasa merdeka, namun bagi sebagian yang lain mungkin saja masih merasa belum benar-benar merdeka. Dan menurut pandanganku sebagai bagian dari anak bangsa ini merasa bangsa indonesia belum sepenuhnya merdeka, belum merdeka dari kemiskinan, belum merdeka dari kebodohan, dan berbagai hal lainnya. Akan tetapi walaupun demikian, kita patut bersyukur utamanya kepada Tuhan Yang Maha Esa yag telah memberikan nikmatnya udara kemerdekaan ini dan juga kepada para pahlawan yang telah rela mengorbankan segenap tumpah darahnya untuk bangsa ini.</p>
<p>&#160;</p>
<p>Mudah-mudahan di masa yang akan datang, bangsaku ini benar-benar merdeka dalam berbagai hal. Terima kasih ya Alloh, terima kasih para pahlawanku atas jasamu yang tak ternilai harganya.</p>
<p>&#160;</p>
<p>Jaya selalu INDONESIA ku.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kangrohman.com/2008/08/menyambut-hut-ri-ke-63/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Males, Bosan, Kini Hinggap Di benakku</title>
		<link>http://kangrohman.com/2008/08/males-bosan-kini-hinggap-di-benakku/</link>
		<comments>http://kangrohman.com/2008/08/males-bosan-kini-hinggap-di-benakku/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Aug 2008 13:25:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kangrohman.com/2008/08/males-bosan-kini-hinggap-di-benakku/</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya rasa itu menghampiriku juga, rasa bosan untuk ngeblog, males untuk membuat tulisan. Dulu, ketika saya sedang semangat-semangat nya, saya bisa membuat lebih dari tiga atau empat artikel dalam sehari jika saya mau, namun sekarang untuk membuat satu buah artikel saja cukup berat. Sudah kehabisan ide? mungkin juga, tapi rasanya bukan itu yang utama karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhirnya rasa itu menghampiriku juga, rasa bosan untuk ngeblog, males untuk membuat tulisan. Dulu, ketika saya sedang semangat-semangat nya, saya bisa membuat lebih dari tiga atau empat artikel dalam sehari jika saya mau, namun sekarang untuk membuat satu buah artikel saja cukup berat. Sudah kehabisan ide? mungkin juga, tapi rasanya bukan itu yang utama karena ide bisa di cari di mana-mana, dari pertanyaan teman-teman blogger, search engine, dari lingkungan sekitar dan lain sebagainya. Namun itu tadi penyebab utamanya, males dan bosan untuk ngeblog. Apa kang rohman sudah berkurang penghasilannya dari hasil ngeblog? ngga juga sih, saya masih tetap mempunyai penghasilan yang stabil dari hasil blog.</p>
<p><span id="more-8"></span></p>
<p>Sekarang kang rohman merasa bingung ketika berada di depan komputer, mau nulis artikel atau mau ngapain. Ya boleh di kata seperti orang linglung. Mudah-mudahan rasa semangat untuk ngeblog dapat kembali seperti dulu lagi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kangrohman.com/2008/08/males-bosan-kini-hinggap-di-benakku/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Ketika Hening Terusik Bising</title>
		<link>http://kangrohman.com/2008/07/ketika-hening-terusik-bising/</link>
		<comments>http://kangrohman.com/2008/07/ketika-hening-terusik-bising/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Jul 2008 14:47:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[keraguanku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kangrohman.com/2008/07/ketika-hening-terusik-bising/</guid>
		<description><![CDATA[Hening …..&#160; engkau begitu lembut, damai
Hening ….. karena kelembutanmu aku tak mendegar gerikmu
Wahai hening … terima kasih untuk tetap singgah di kalbu ini
Terima kasih telah menghiasi hari hari indahku
&#160;
&#160;
Namun hari ini begitu berbeda
Ada sesuatu yang menghampiri heningku, bising
Bising…. kenapa engkau hampiri heningku, damaiku
Wahai bising kenapa engkau berada di sini
Bukankah tempatmu di ujung jalan sana, di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hening …..&#160; engkau begitu lembut, damai</p>
<p>Hening ….. karena kelembutanmu aku tak mendegar gerikmu</p>
<p>Wahai hening … terima kasih untuk tetap singgah di kalbu ini</p>
<p>Terima kasih telah menghiasi hari hari indahku</p>
<p>&#160;</p>
<p>&#160;</p>
<p>Namun hari ini begitu berbeda</p>
<p>Ada sesuatu yang menghampiri heningku, bising</p>
<p>Bising…. kenapa engkau hampiri heningku, damaiku</p>
<p>Wahai bising kenapa engkau berada di sini</p>
<p>Bukankah tempatmu di ujung jalan sana, di pasar&#160; atau tempat hiburan</p>
<p><span id="more-7"></span></p>
<p>&#160;</p>
<p>&#160;</p>
<p>Wahai heningku… kenapa engkau takluk padanya</p>
<p>Hening… kini engkau tak selembut dulu</p>
<p>Wahai bising… kini engkau berada di antara kami</p>
<p>Memecah keheningan yang selama ini kami rasakan</p>
<p>&#160;</p>
<p>Kini aku sedikit ragu padamu wahai heningku</p>
<p>Hening.. kau hianati kepercayaan yang selama ini kuberikan </p>
<p>Kini aku bingung, kepada siapa lagi harus percaya</p>
<p>kini aku bimbang dan ragu padamu</p>
<p>&#160;</p>
<p>&#160;</p>
<p>Oleh : Yang sedang bimbang dan ragu “Aku”</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kangrohman.com/2008/07/ketika-hening-terusik-bising/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Catatanku : Ibuku Buta Sebelah Mata</title>
		<link>http://kangrohman.com/2008/07/catatanku-ibuku-buta-sebelah-mata/</link>
		<comments>http://kangrohman.com/2008/07/catatanku-ibuku-buta-sebelah-mata/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2008 13:10:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kangrohman.com/2008/07/catatanku-ibuku-buta-sebelah-mata/</guid>
		<description><![CDATA[
Hari ini dapat kiriman dari teman, sebuah kisah yang cukup membuat bulu kuduk saya merinding. Kisah yang sangat menyeramkan yaitu mengenai seorang anak yang saya anggap amat sangat durhaka kepada ibunya.
Semoga ini semua hanya sebuah kisah saja, dan apabila ini adalah sebuah kisah yang mungkin nyata, semoga saja anda bukan termasuk orang yang ada dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="float: right; margin: 0px 0px 0px 10px"><img class="alignright" alt="ibuku tercinta" src="http://kangrohman.googlepages.com/ibu-tercinta.jpg" width="230"/></p>
<p>Hari ini dapat kiriman dari teman, sebuah kisah yang cukup membuat bulu kuduk saya merinding. Kisah yang sangat menyeramkan yaitu mengenai seorang anak yang saya anggap amat sangat durhaka kepada ibunya.</p>
<p>Semoga ini semua hanya sebuah kisah saja, dan apabila ini adalah sebuah kisah yang mungkin nyata, semoga saja anda bukan termasuk orang yang ada dalam kisah ini. Selamat membaca dan semoga dapat mengambil pelajaran darinya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ibuku hanya punya satu mata, aku benci dia&#8230; dia begitu memalukanku. Dia memasak untuk murid dan guru guna mencukupi kebutuhan keluargaku. Suatu hari saat aku di sekolah dasar, ibu mendatangiku dan mengucap salam padaku, aku begitu malu saat itu, bagaimana dia bisa melakukan itu padaku di depan teman-temanku?! Aku abaikan dia dan melemparkan pandangan benci padanya sambil berlari. Esok harinya, salah seorang teman kelasku mengejekku dengan mengatakan&nbsp; &#8221; <em>Eeee, ibumu hanya punya satu mata&#8230;!</em> &#8221; Aku malu sekali dan ingin mati rasanya, aku juga ingin ibuku pergi dari kehidupanku. Aku bertengkar hebat dengan ibuku dan kukatakan padanya kalau ibu hanya jadi sumber bahan tertawaaan teman-temanku, mengapa ibu tak mati sa !&nbsp; Ibu tak menjawab &#8230; !!!</p>
<p><span id="more-6"></span></p>
<p>Aku sama sekali tak mau berpikir tentang apa yang kukatakan , karena aku sangat marah padanya, aku tak perdulikan apapun perasaan dia, aku ingin keluar dari rumah itu &#8230; !! jadi aku belajar dengan keras agar aku mendapat kesempatan belajar di luar negeri, kemudian aku menikah, ku beli rumah. Aku punya anak dan aku hidup bahagia.</p>
<p>Suatu waktu ibu mengunjungiku. Dia bertahun-tahun tak melihatku dan bahkan belum pernah bertemu cucu-cucunya. Ketika ibu berdiri di depan pintu, anak-anakku mentertawakannya. Aku berteriak padanya &#8221; <em>Betapa beraninya kamu datang kerumahku, dan menakut-nakuti anakku. PERGI DARI SINI SEKARANG !!</em>&nbsp; &#8221; Ibuku menjawab perlahan &#8221; <em>Maaf&#8230; saya salah alamat</em> &#8220;.&nbsp; Dan diapun pergi. </p>
<p>Suatu waktu, ada undangan reuni di kirimkan ke rumahku, jadi aku berbohong pada istriku, ku katakan bahwa aku ada tugas ke luar kota. Usai reuni, aku mampir kekampungku untuk sekedar rasa ingin tahu. Salah seorang tetanggaku mengatakan bahwa ibuku telah meninggal dunia. Aku tak terharu atau meneteskan air mata &#8230; ! Tetanggaku itu menyerahkan sepucuk surat dari ibu untukku.</p>
<blockquote><p><em>Anakku tersayang, aku memikirkanmu setiap waktu. Maafkan aku datang ke rumahmu dan membuat takut anak-anakmu. Aku sanga gembira ketika ku dengar kau akan datang ke reuni, tapi sayangnya aku tak bisa bangkit dari tempat tidur untuk melihatmu. Maafkan aku yang membuat malu saat kita masih bersama. Ketahuilah anakku&#8230;. ketika kau masih kecil, kau mengalami kecelakaan yang membuatmu kehilangan matamu. sebagai ibu, aku tak bisa berdiam diri membiarkanmu tumbuh dengan satu mata saja, jadi aku berikan satu mataku padamu. Aku sangat bangga pada anakku yang telah memperlihatkanku dunia baru untukku di tempatku, dengan mata itu.Bersama Cintaku &#8230;. Ibumu &#8230;.</em></p>
</blockquote>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sangat mengerikan memang kisah di atas, semoga saja semua itu tidak terjadi pada anda. Satu catatan yang dari kisah di atas &#8221; <em><u>Kasih ibu laksana air yang selalu mengalir, laksana surya yang selalu menyinari dunia </u></em>&#8220;. Semoga kita adalah termasuk orang-orang yang bersyukur.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kangrohman.com/2008/07/catatanku-ibuku-buta-sebelah-mata/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Hati Seorang Ayah&#8230;.</title>
		<link>http://kangrohman.com/2008/07/hati-seorang-ayah/</link>
		<comments>http://kangrohman.com/2008/07/hati-seorang-ayah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jul 2008 12:25:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<category><![CDATA[ayah]]></category>

		<category><![CDATA[ibu]]></category>

		<category><![CDATA[keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kangrohman.com/2008/07/hati-seorang-ayah/</guid>
		<description><![CDATA[ Hari ini saya mendapat sebuah email dari milis teman-teman STM saya dulu. Emailnya berisi satu cerita atau kisah yang sempat membuat pikiran ini menerawang jauh kembali ke masa laluku, yang membuat mata ini berkaca, yang membuat kepala ini sejenak tertunduk.
Bagi anda yang saat ini anggota keluarganya masih lengkap, mungkin sepenggal kisah berikut tidak akan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="border-top-width: 0px; border-left-width: 0px; float: left; border-bottom-width: 0px; margin: 0px 10px 0px 0px; border-right-width: 0px" src="http://kangrohman.googlepages.com/aku-dan-mereka.gif" border="0" alt="aku-dan-mereka" width="244" height="165" /> Hari ini saya mendapat sebuah email dari milis teman-teman STM saya dulu. Emailnya berisi satu cerita atau kisah yang sempat membuat pikiran ini menerawang jauh kembali ke masa laluku, yang membuat mata ini berkaca, yang membuat kepala ini sejenak tertunduk.</p>
<p>Bagi anda yang saat ini anggota keluarganya masih lengkap, mungkin sepenggal kisah berikut tidak akan mempunyai arti yang begitu mendalam, namun bagi saya sungguh amat berbeda. Kehilangan orang di saat kita membutuhkan belayan kasih sayangnya, bimbingan dan kasih sayangnya.<br />
<span id="more-5"></span><br />
Berikut adalah kisah yang saya ambil milis tersebut, Semoga ada ibrah yang bisa di ambil :</p>
<p>Suatu ketika, ada seorang anak wanita bertanya kepada Ayahnya, tatkala tanpa sengaja dia melihat Ayahnya sedang mengusap wajahnya yang mulai berkerut-merut dengan badannya yang terbungkuk-bungkuk, disertai suara batuk-batuknya. Anak wanita itu bertanya pada ayahnya: Ayah ,mengapa wajah Ayah kian berkerut-merut dengan badan Ayah yang kian hari kian terbungkuk?&#8221; Demikian pertanyaannya, ketika Ayahnya sedang santai di beranda. Ayahnya menjawab : &#8220;Sebab aku Laki-laki.&#8221; Itulah jawaban Ayahnya. Anak wanita itu berguman : &#8221; Aku tidak mengerti.&#8221; </p>
<p>Dengan kerut-kening karena jawaban Ayahnya membuatnya tercenung rasa penasaran. Ayahnya hanya tersenyum, lalu dibelainya rambut anak wanita itu, terus menepuk nepuk bahunya, kemudian Ayahnya mengatakan : &#8220;Anakku,<br />
kamu memang belum mengerti tentang Laki-laki.&#8221; Demikian bisik Ayahnya, membuat anak wanita itu tambah kebingungan.</p>
<p>Karena penasaran, kemudian anak wanita itu menghampiri Ibunya lalu bertanya :&#8221;Ibu mengapa wajah ayah menjadi berkerut-merut dan badannya kian hari kian terbungkuk? Dan sepertinya Ayah menjadi demikian tanpa ada keluhan dan rasa sakit?&#8221;</p>
<p>Ibunya menjawab: &#8220;Anakku, jika seorang Laki-laki yang benar benar bertanggung jawab terhadap keluarga itu memang akan demikian.&#8221;Hanya itu jawaban Sang Bunda.</p>
<p>Anak wanita itupun kemudian tumbuh menjadi dewasa, tetapi dia tetap saja penasaran.</p>
<p>Hingga pada suatu malam, anak wanita itu bermimpi. Di dalam mimpi itu seolah-olah dia mendengar suara yang sangat lembut, namun jelas sekali. Dan kata-kata yang terdengar dengan jelas itu ternyata suatu rangkaian kalimat sebagai jawaban rasa penasarannya selama ini.</p>
<p>&#8220;Saat Ku-ciptakan Laki-laki, aku membuatnya sebagai pemimpin keluarga serta sebagai tiang penyangga dari bangunan keluarga, dia senantiasa akan menahan setiap ujungnya, agar keluarganya merasa aman teduh dan terlindungi. &#8221;</p>
<p>&#8220;Ku-ciptakan bahunya yang kekar &amp; berotot untuk membanting tulang menghidupi seluruh keluarganya &amp; kegagahannya harus cukup kuat pula untuk melindungi seluruh keluarganya. &#8221;</p>
<p>&#8220;Ku-berikan kemauan padanya agar selalu berusaha mencari sesuap nasi yang berasal dari tetesan keringatnya sendiri yang halal dan bersih, agar keluarganya tidak terlantar, walaupun seringkali dia mendapatkan cercaan dari anak-anaknya. &#8221;</p>
<p>&#8220;Kuberikan Keperkasaan &amp; mental baja yang akan membuat dirinya pantang menyerah, demi keluarganya dia merelakan kulitnya tersengat panasnya matahari, demi keluarganya dia merelakan badannya basah kuyup kedinginan karena tersiram hujan dan hembusan angin, dia relakan tenaga perkasanya terkuras demi keluarganya &amp; yang selalu dia ingat, adalah disaat semua orang menanti kedatangannya dengan mengharapkan hasil dari jerih payahnya.&#8221;</p>
<p>&#8220;Ku berikan kesabaran, ketekunan serta keuletan yang akan membuat dirinya selalu berusaha merawat &amp; membimbing keluarganya tanpa adanya keluh kesah, walaupun disetiap perjalanan hidupnya keletihan dan kesakitan kerap kali menyerangnya. &#8221;</p>
<p>&#8220;Ku berikan perasaan keras dan gigih untuk berusaha berjuang demi mencintai &amp; mengasihi keluarganya, didalam kondisi &amp; situasi apapun juga, walaupun tidaklah jarang anak-anaknya melukai perasaannya melukai hatinya. Padahal perasaannya itu pula yang telah memberikan perlindungan rasa aman pada saat dimana anak-anaknya tertidur lelap. Serta sentuhan perasaannya itulah yang memberikan kenyamanan bila saat dia sedang menepuk-nepuk bahu anak-anaknya agar selalu saling menyayangi &amp; mengasihi sesama saudara.&#8221;</p>
<p>&#8220;Ku-berikan kebijaksanaan &amp; kemampuan padanya untuk memberikan pengetahuan padanya untuk memberikan pengetahuan &amp; menyadarkan, bahwa Istri yang baik adalah Istri yang setia terhadap Suaminya, Istri yang<br />
baik adalah Istri yang senantiasa menemani. &amp; bersama-sama menghadapi perjalanan hidup baik suka maupun duka, walaupun seringkali kebijaksanaannya itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada Istri, agar tetap berdiri, bertahan, sejajar &amp; saling melengkapi serta saling menyayangi.&#8221;</p>
<p>&#8220;Ku-berikan kerutan diwajahnya agar menjadi bukti bahwa Laki-laki itu senantiasa berusaha sekuat daya pikirnya untuk mencari &amp; menemukan cara agar keluarganya bisa hidup di dalam keluarga bahagia &amp; BADANNYA YANG TERBUNGKUK agar dapat membuktikan, bahwa sebagai laki-laki yang bertanggungjawab terhadap seluruh keluarganya, senantiasa berusaha<br />
mencurahkan sekuat tenaga serta segenap perasaannya, kekuatannya, keuletannya demi kelangsungan hidup keluarganya. &#8221;</p>
<p>&#8220;Ku-berikan Kepada Laki-laki tanggung jawab penuh sebagai Pemimpin keluarga, sebagai Tiang penyangga, agar dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya. dan hanya inilah kelebihan yang dimiliki oleh laki-laki, walaupun sebenarnya tanggung jawab ini adalah Amanah di Dunia &amp; Akhirat.&#8221;</p>
<p>Terbangun anak wanita itu, dan segera dia berlari, berlutut &amp; berdoa hingga menjelang subuh. Setelah itu dia hampiri bilik Ayahnya yang sedang berdoa, ketika Ayahnya berdiri anak wanita itu merengkuh dan mencium telapak tangan Ayahnya. &#8221; AKU MENDENGAR &amp; MERASAKAN BEBANMU, AYAH.&#8221;</p>
<p>Dunia ini memiliki banyak keajaiban, segala ciptaan Tuhan yang begitu agung, tetapi tak satu pun yang dapat menandingi keindahan tangan Ayah&#8230; With Love to All Father &#8221; JIKA KAMU MENCINTAI Ayah mu / sekarang merasa sebagai AYAH KIRIMLAH CERITA INI KEPADA ORANG LAIN, AGAR SELURUH ORANG DIDUNIA INI DAPAT MENCINTAI DAN MENYAYANGI AYAHNYA &amp; Dan Mencintai Kita Sebagai Seorang Ayah.</p>
<p>Berbahagialah bagi anda yang masih mempunyai ayah serta ibu, jangan tunggu waktu untuk berbakti padanya. Atau jika anda adalah seorang ayah atau ibu, berilah anak anak anda kasih dan sayang yang sangat mereka dambakan dari anda sekalian.</p>
<p>Semoga ada manfaat yang bisa di ambil.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kangrohman.com/2008/07/hati-seorang-ayah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat datang di blog Catatan ku</title>
		<link>http://kangrohman.com/2008/06/selamat-datang-di-blog-catatan-ku/</link>
		<comments>http://kangrohman.com/2008/06/selamat-datang-di-blog-catatan-ku/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jun 2008 20:43:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<category><![CDATA[selamat datang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kangrohman.com/4/selamat-datang-di-blog-catatan-ku</guid>
		<description><![CDATA[Hallo para sahabat, rekan, teman, sohib, kerabat, dan anda semua. Selamat datang Kang Rohman ucapkan di blog baru kang rohman yaitu Catatan ku, sebuah blog yang hanya untuk sekedar happy and fun saja. 
 Blog catatn ku sengaja kang rohman buat untuk menghindari kejenuhan melakukan aktivitas blogging yang biasa kang rohman lakukan setiap hari yaitu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hallo para sahabat, rekan, teman, sohib, kerabat, dan anda semua. Selamat datang Kang Rohman ucapkan di blog baru kang rohman yaitu <strong>Catatan ku</strong>, sebuah blog yang hanya untuk sekedar happy and fun saja. </p>
<p> Blog <strong>catatn ku</strong> sengaja kang rohman buat untuk menghindari kejenuhan melakukan aktivitas blogging yang biasa kang rohman lakukan setiap hari yaitu membuat tutorial blog. Jadi bagi anda yang mencari tutorial tentang blog, silahkan kunjungi blog kang rohman di <a href="http://kolom-tutorial.blogspot.com" target="_blank">Kolom tutorial</a> untuk yang berbahasa indonesia, atau kunjungi <a href="http://www.blogspottutorial.com" target="_blank">Blog Tutorial</a> untuk yang berbahasa inggris. </p>
<p> Duh senang rasanya ya punya blog pribadi untuk menuliskan segala unek-unek dalam hati. Selamat berjumpa kembali pada posting berikutnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kangrohman.com/2008/06/selamat-datang-di-blog-catatan-ku/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Halo dunia!</title>
		<link>http://kangrohman.com/2008/06/hello-world/</link>
		<comments>http://kangrohman.com/2008/06/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Jun 2008 18:59:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kangrohman.com/?p=1</guid>
		<description><![CDATA[Selamat datang di WordPress. Ini adalah tulisan pertama Anda. Sunting atau hapus, kemudian mulai blogging!
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selamat datang di WordPress. Ini adalah tulisan pertama Anda. Sunting atau hapus, kemudian mulai blogging!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kangrohman.com/2008/06/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
