Ketika Hening Terusik Bising
Hening ….. engkau begitu lembut, damai
Hening ….. karena kelembutanmu aku tak mendegar gerikmu
Wahai hening … terima kasih untuk tetap singgah di kalbu ini
Terima kasih telah menghiasi hari hari indahku
Namun hari ini begitu berbeda
Ada sesuatu yang menghampiri heningku, bising
Bising…. kenapa engkau hampiri heningku, damaiku
Wahai bising kenapa engkau berada di sini
Bukankah tempatmu di ujung jalan sana, di pasar atau tempat hiburan
Wahai heningku… kenapa engkau takluk padanya
Hening… kini engkau tak selembut dulu
Wahai bising… kini engkau berada di antara kami
Memecah keheningan yang selama ini kami rasakan
Kini aku sedikit ragu padamu wahai heningku
Hening.. kau hianati kepercayaan yang selama ini kuberikan
Kini aku bingung, kepada siapa lagi harus percaya
kini aku bimbang dan ragu padamu
Oleh : Yang sedang bimbang dan ragu “Aku”
Comments
8 Responses to “Ketika Hening Terusik Bising”
Leave a Reply


Ono opo toh kang? What happen to you? Manga ko bisa ragu? Kagek ado jalan keluarnyo. Sabar bae lah!
hehehe.. sedang sedikit gundah aja ni eka, thanks dah mampir
Walah siapa yang gunndah mas Rohman
Wah,kang rohman lagi Bete surete nih kaya nya
klo hening hendaknya bikin keramaian… kata pelem A2DC… pecahkan saja kaca itu… biar rame… hiks..hiks… wekekekek
jadi inget ka lagu na iwan fals.. heuheueh.. omon2 blog curhat na ieu teh..
heningnya aku donlot aja ya kang..! gundah knp Kang Rohman?
wuah jago bgt kang klo buat puisi????
diajari sapa kang???