Ketika Hening Terusik Bising
Hening ….. engkau begitu lembut, damai
Hening ….. karena kelembutanmu aku tak mendegar gerikmu
Wahai hening … terima kasih untuk tetap singgah di kalbu ini
Terima kasih telah menghiasi hari hari indahku
Namun hari ini begitu berbeda
Ada sesuatu yang menghampiri heningku, bising
Bising…. kenapa engkau hampiri heningku, damaiku
Wahai bising kenapa engkau berada di sini
Bukankah tempatmu di ujung jalan sana, di pasar atau tempat hiburan
Catatanku : Ibuku Buta Sebelah Mata

Hari ini dapat kiriman dari teman, sebuah kisah yang cukup membuat bulu kuduk saya merinding. Kisah yang sangat menyeramkan yaitu mengenai seorang anak yang saya anggap amat sangat durhaka kepada ibunya.
Semoga ini semua hanya sebuah kisah saja, dan apabila ini adalah sebuah kisah yang mungkin nyata, semoga saja anda bukan termasuk orang yang ada dalam kisah ini. Selamat membaca dan semoga dapat mengambil pelajaran darinya.
Ibuku hanya punya satu mata, aku benci dia… dia begitu memalukanku. Dia memasak untuk murid dan guru guna mencukupi kebutuhan keluargaku. Suatu hari saat aku di sekolah dasar, ibu mendatangiku dan mengucap salam padaku, aku begitu malu saat itu, bagaimana dia bisa melakukan itu padaku di depan teman-temanku?! Aku abaikan dia dan melemparkan pandangan benci padanya sambil berlari. Esok harinya, salah seorang teman kelasku mengejekku dengan mengatakan ” Eeee, ibumu hanya punya satu mata…! ” Aku malu sekali dan ingin mati rasanya, aku juga ingin ibuku pergi dari kehidupanku. Aku bertengkar hebat dengan ibuku dan kukatakan padanya kalau ibu hanya jadi sumber bahan tertawaaan teman-temanku, mengapa ibu tak mati sa ! Ibu tak menjawab … !!!
Hati Seorang Ayah….
Hari ini saya mendapat sebuah email dari milis teman-teman STM saya dulu. Emailnya berisi satu cerita atau kisah yang sempat membuat pikiran ini menerawang jauh kembali ke masa laluku, yang membuat mata ini berkaca, yang membuat kepala ini sejenak tertunduk.
Bagi anda yang saat ini anggota keluarganya masih lengkap, mungkin sepenggal kisah berikut tidak akan mempunyai arti yang begitu mendalam, namun bagi saya sungguh amat berbeda. Kehilangan orang di saat kita membutuhkan belayan kasih sayangnya, bimbingan dan kasih sayangnya.
Read more

